Wisata Unik di Kampung Blekok

kampung blekok
Wisata Unik di Kampung Blekok

Menjelang musim panen, biasanya di akhir bulan Agustus, ada ribuan ekor burung belilis yang melakukan migrasi dari wilayah benua Asia-Australia. Dalam perjalanan jauh tersebut burung tersebut selalu singgah di Kampung Blekok.

Nama kampung ini sebenarnya adalah Rancabayawak, tapi karena kehadiran burung Blekok ( Ardeola Speciosa ) dan Kuntul Kerbau ( Bubulcus Ibis ) yang memiliki ciri khas berjambul, sejak awal tahun 1990-an tempat tersebut berganti nama menjadi Kampung Blekok.
kampung blekok
di sambut kawanan itik di depan gerbang kampung
Pemandangan yang paling menakjubkan adalah pada saat sore, ketika ratusan burung blekok secara berkelompok memenuhi langit Kampung Blekok. Di tengah suara alunan adzan, cericit Blekok terdengar tidak mau kalah. Ratusan burung berbulu putih ini akan bermalam di tiga rumpun bambu yang tymbuh di depan masjid.

Dulu, sekitar tahun 1070-an persingahan burung Blekok dalam perjalanan migrasi tersebut tidak cuma singgah di Kampung Blekok, tapi menyebar di berbagai daerah. Kawasan Bokongsoang, Buahbatu, Cigereleng bahkan daerah Kopo yang saat ini terkenal dengan macet juga menjadi tempat singgah favorit.
kampung blekok
bagian atap masjid terbuka dengan kolam air untuk Blekok
Namun sayang, saat ini daerah persinggahan migrasi burung Blekok terkonsentrasi di Kampung Blekok saja. Tidak sulit menduga penyebabnya. Padatnya kawasan pemukiman berperan besar menghilangnya wilayah persinggahan rombongan burung Blekok.

 Berkunjung Ke Kampung Blekok


Saya disambut serombongan itik di depan gerbang kampung dekat tiga rumpun besar pohon bambu. Di sisi paling luar ada rumah penduduk dan di bagian depan terdapat bangunan masjid bertingkat dengan kubah dicat warna-warni. 

Di atas rumpun bambu tersebutlah ratusan burung Blekok bersarang. Daerah persinggahan migrasi burung Blekok di sana tidak terlalu luas dan dikhawatirkan akan menghilang suatu saat nanti. Itulah sebabnya penduduk kampung Blekok dilarang untuk mengganggu kawanan burung tersebut.

kampung blekok
Kuntul Kerbau dengan jambu kuning
kampung blekok
Blekok atau Belilis dengan dominan putih

Berkunjung ke Kampung Blekok sama sekali tidak dipungut biaya, alias gratis. Penduduk yang tinggal di sekitar masjid juga sangat ramah. Saat berada di sana, saya diajak untuk melihat-lihat kebun dan ternak itik di sana. Sekaligus dipersilakan untuk naik ke atas puncak masjid.

Di bagian atas sengaja dibangun sebuah kolam air kecil dengan kedalaman air sekitar 15 cm sebagai tempat burung beristirahat. Tidak jelas apakah di kolam tersebut juga diisi ikan untuk makanan burung.

kampung blekok
rumpun bambu akan penuh saat sore

Mau wisata unik di kampung Blekok? Kenapa tidak. Tidak usah cari jauh-jauh. Ada di Gedebage - Bandung.


0 Response to "Wisata Unik di Kampung Blekok "

Post a Comment